Minggu, 03 Januari 2016

Bab 13 PROSES PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH

        I.            Proses Mengarang Ilmiah

1.       Pemilihan Topik
Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam pemilihan topik adalah :
a)      Area Topik
Memuat cakupan masalah yang akan diangkat dalam penulisan karya ilmiah. Topik lebih luas daripada judul, karena topik mencakup isi pokok dan area yang akan dibahas dan ditulis
b)      Keterbatasan
Keterbatasan sering ditemui dalam pemilihan topik, seringkali keterbatasan disesuaikan dengan minat, kemampuan dilaksanakan, kemudahan dilaksanakan, kemampuan menjadi masalah yang luas, dan manfaat.

2.       Pengumpulan Informasi
Prinsip-prinsip dasar yang harus diperhatiakn dengan pengumpulan informasi, yaitu:
a)      Evaluasi instrumen, untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan konsisten
b)      Evaluasi terhadap sumber, untuk mempertanggungjawabkan data.
c)       Pembuatan catatan, untuk memudahkan pencatatan dan pencarian kembali informasi yang telah dicatat.

3.       Survei Lapangan
Melakukan pengamatan atas obyek yang diteliti. Menetapkan masalah dan tujuan yang akan diteliti dan dijadikan karya ilmiah. Langkah ini merupakan titik acuan dalam proses penulisan atau penelitian.

4.       Membangun Bibliografi
Bibliografi berarti kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu cantuman tertulis atau pustaka yang telah diterbitkan, yang tersusun secara sistematis berupa daftar menurut aturan yang dikehendaki.

5.       Menyusun Hipotesis
Menyusun dugaan-dugaan yang menjadi penyebab dari obyek penilitian. Hipotesis ini merupakan prediksi yang ditetapkan ketika anda mengamati obyek penilitian

6.       Menyusun Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian merupakan kerangka kerja bagi penelitian yang dilakukan.

7.       Melaksanakan Percobaan Berdasarkan Metode yang direncanakan
Kegiatan nyata dari proses penelitian dalam bentuk percobaan terkait penelitian yang dilakukan.

8.       Melaksanakan Pengamatan dan Pengumpulan Data
Setelah melakukan percobaan obyek penelitian dengan metode yang direncanakan, maka selanjutnya melakukan pengamatan terhadap obyek percobaan yang dilakukan tersebut.

9.       Menganalisi dan Menginterpretasikan Data
Menganalisa dan menginterppretasikan hasil pengamatan yang sudah dilakukan dan memperkirakan apa yang terjadi dari pengamatan dan pengumpulan data.

10.   Merumuskan Kesimpulan atau Teori
Langkah ini untuk menarik kesimpulan dari semua yang didapatkan dari proses percobaan, pengamatan, penganalisaan, dan pengiterpretasian terhadap obyek penelitian.

11.   Penulisan Naskah
Langkah-langkah penulisan karya tulis ilmiah:
-          Persiapan naskah pertama
-          Revisi naskah
-          Persiapan format
-          Editing akhir
-          Koreksi akhir.

      II.            Penyajian Karangan Ilmiah

a)      Penyajian karangan ilmiah terdiri atas bagian ;  pendahuluan, pokok pembahasan, dan penutup. Dengan demikian, sebuah karya ilmiah akan selalu mulai dengan suatu pengantar yang menuju pokok pembahasan dan diakhiri dengan penutup.
b)      Bagian pengantar
Merupakan latar belakang yang menggambatkan pentingnya topik yang akan dibahas, tujuan pembahsan, dan ruang limgkup pembahasan.
c)       Bagian Inti
Merupakan bagian yang paling besar dalam sebuah karya ilmiah. Tergantung dari luasnya masalah yang dibahas atau dari jenis karya ilmiah yang ditulis.
d)      Bagian Penutup
Bagian akhir dari sebuah tulisan. Seperti halnya pada bagian pendahuluan dan bagian inti, bagian penutup sebuha karya ilmiah juga mempunyai struktur kajian yang khas yang berbeda dari bagian penutup jenis tulisan lainnya.

https://eziekim.wordpress.com/2011/03/21/tahapan-menulis-karya-tulis-ilmiah/
http://sapasayaa.blogspot.co.id/2012/03/struktur-struktur-penyajian-karya.html?m=1


Tidak ada komentar:

Posting Komentar